13 Nov 2013

Lalat

Lalat adalah jenis serangga yang berasal dari subordo Cyclorrapha ordo Diptera. Secara morfologi lalat dibedakan dari nyamuk (subordo Nematocera) berdasarkan ukuran antenanya; lalat berantena pendek, sedangkan nyamuk berantena panjang. Lalat umumnya mempunyai sepasang sayap asli serta sepasang sayap kecil yang digunakan untuk menjaga stabilitas saat terbang. Lalat sering hidup di antara manusia dan sebagian jenis dapat menyebabkan penyakit yang serius. Lalat disebut penyebar penyakit yang sangat serius karena setiap lalat hinggap di suatu tempat, kurang lebih 125.000 kuman yang jatuh ke tempat tersebut.

Diptera1.jpg

Lalat sangat mengandalkan penglihatan untuk bertahan hidup. Mata majemuk lalat terdiri atas ribuan lensa dan sangat peka terhadap gerakan. Beberapa jenis lalat memiliki penglihatan tiga dimensi yang akurat. Beberapa jenis lalat lain, misalnya Ormia ochracea, memiliki organ pendengaran yang sangat canggih.

ordo Diptera
Adanya satu pasang paten, sayap metathoracic membedakan lalat dari serangga lain, seperti lalat capung, capung, damselflies, stoneflies, whiteflies, kunang-kunang, alderflies, dobsonflies, snakeflies, sawflies, caddisflies , kupu-kupu atau scorpionflies. Namun, beberapa lalat memiliki sayap sekunder, misalnya banyak anggota superfamili Hippoboscoidea dan beberapa spesies yang inquilines di koloni serangga sosial.


Lalat terdiri 240.000 spesies diperkirakan nyamuk, ngengat, pengusir hama dan lain-lain. lalat memiliki peranan yang sangat penting baik dari segi ekologi dan manusia (medis dan ekonomi). Lalat, khususnya nyamuk (Culicidae), adalah sangat penting sebagai penyebar penyakit, bertindak sebagai vektor untuk malaria, demam berdarah, virus West Nile, demam kuning, ensefalitis dan penyakit menular lainnya.

Anatomi dan biologi
ib di kulit host 'dan kemudian lap sampai darah. Usus meliputi diverticulae besar, yang memungkinkan serangga untuk menyimpan sejumlah kecil cairan setelah makan.

Reproduksi dan perkembangan
Alat kelamin lalat perempuan diputar sampai tingkat tertentu dari posisi yang ditemukan pada serangga lainnya. Dalam beberapa lalat, ini adalah rotasi sementara selama kawin, tetapi di lain, itu adalah torsi permanen organ yang terjadi selama tahap kepompong. Torsi ini dapat menyebabkan anus yang terletak di bawah alat kelamin, atau, dalam kasus 360° torsi, pada saluran sperma yang melilit usus, meskipun organ eksternal berada di posisi yang biasa mereka. Ketika lalat kawin, jantan awalnya terbang di atas perempuan, menghadap ke arah yang sama, tapi kemudian berbalik untuk menghadapi dalam arah yang berlawanan. Hal ini akan memaksa laki-laki untuk berbaring di punggungnya untuk alat kelaminnya tetap menempel di kelamin lalat betina, atau torsi dari alat kelamin laki-laki memungkinkan pasangan laki-laki untuk sementara tetap tegak. Hal ini menyebabkan lalat memiliki kemampuan reproduksi lebih dari sebagian besar serangga, dan pada tingkat yang jauh lebih cepat. Lalat terjadi pada populasi yang besar karena kemampuan mereka untuk kawin secara efektif dan dalam waktu singkat selama musim kawin.
Betina meletakkan telur-telurnya dekat dengan sumber makanan (seperti pada buah yang hampir matang), memungkinkan larva mengkonsumsi makanan sebanyak mungkin dalam waktu singkat sebelum berubah menjadi dewasa. Telur menetas segera setelah diletakkan, atau lalat yang ovoviviparous, dengan penetasan larva dalam tubuh induk.
Larva lalat tidak memiliki kaki yang benar. Beberapa larva Dipteran, seperti spesies Simuliidae, Tabanidae, dan Vermileonidae, memiliki proleg disesuaikan dengan fungsi seperti berpegangan pada substrat dalam air yang mengalir, memegang jaringan inang, atau memegang mangsa Secara kasar., Ada beberapa perbedaan anatomi antara larva dari Nematocera dan Brachycera (lihat bagian Klasifikasi, bawah), terutama di Brachycera, ada demarkasi yang sedikit antara dada dan perut, meskipun demarkasi mungkin sangat terlihat di Nematocera banyak, seperti nyamuk (lihat gambar, baik di sini dan dalam artikel nyamuk), di Brachycera, kepala larva ini tidak jelas dibedakan dari bagian tubuh lainnya, dan ada sedikit, jika ada, sclerites. Secara informal, seperti Brachyceran larva disebut belatung, tetapi istilah ini sering digunakan nonteknis dan acuh tak acuh untuk terbang larva atau larva serangga pada umumnya. Mata dan antena larva Brachyceran yang berkurang atau tidak ada, dan perut juga tidak memiliki pelengkap seperti Cerci. Kurangnya fitur merupakan adaptasi terhadap makanan seperti bangkai, membusuk detritus, atau host jaringan sekitarnya endoparasit larva Nematoceran umumnya memiliki mata terlihat dan antena, meskipun biasanya kecil dan fungsi yang terbatas.

Kepompong memiliki berbagai bentuk, dan dalam beberapa kasus berkembang di dalam kepompong sutra. Setelah muncul dari pupa, lalat dewasa jarang hidup lebih dari beberapa hari, dan berfungsi terutama untuk mereproduksi dan untuk membubarkan mencari sumber makanan baru.

Siput

Siput merupakan haiwan jenis moluska, kelas Gastropoda yang mempunyai cangkerang yang berputar. Siput tidak bertulang belakang (invertebrat). Siput mempunyai kulit cangkerang yang keras. Haiwan gastropoda lain yang tidak mempunyai cangkerang dikenali sebagai lintah bulan. Siput terdapat di air tawar, air masin, dan di daratan.

frames

Biologi
Siput bergerak seperti cacing dengan menukar pengecutan badan bergilir-gilir dengan menjangkau, pada kelajuan yang perlahan. Siput sering dijadikan perbandingan dengan sesuatu yang perlahan seperti "Perlahan seperti siput".

Siput menghasilkan lendir untuk membantu pergerakan dengan mengurangkan geseran. Lendir juga mengelakkan siput dari cedera dan membantu menjauhi serangga berbahaya seperti semut. Pada musim sejuk, sesetengah siput di negara sejuk bertapa-rehat di dalam cangkerang mereka dengan menutup bukaan cangkerang dengan kerangka nipus seperti piring yang dibina khusus untuk tujuan ini. Kerangka nipus ini akan dimusnahkan pada musim bunga.

Makanan
Siput dimakan di beberapa negara Eropah, di mana siput dianggap hidangan istimewa. Siput untuk makanan biasanya dikenali dengan nama Perancis "escargot."
Siput terbaik untuk dijadikan makanan adalah daripada spesies Helix pomatia. Siput taman perang (siput perang Eropah- "European brown snail") juga dikenali sebagai, Helix aspersa. Kedua-dua spesies tergolong dalam Genus Helix.

Siput terdapat dalam pelbagai saiz. Siput darat terbesar ialah siput Gergasi Afrika (Achatina fulica), yang bersaiz sehingga 30 cm. Pomacea maculata (Ampullariidae), atau siput Epal Gergasi merupakan siput air tawar terbesar, dengan saiz bergaris pusat sehingga 15 cm dan seberat 600 gram. Siput yang terbesar ialah Syrinx aruanus, siput air masin yang terdapat di Australia. Cangkerang yang sebesar 1 meter pernah dilaporkan.

Anatomi dalam


Seekor siput memecahkan makanannya menggunakan radula, iaitu satu struktur berkitin yang mengandungi pencangkuk adihalus dipanggil cuticulae. Dengannya siput akan mengisar makanan, yang akan dihantar ke saluran penghadaman. Inilah sebabnya, kenapa seekor siput darat besar boleh didengari 'mengunyah' makanannya: kerana radula mengoyak apa yang ia sedang makan.
Ganglion serebrum itu bagi bentuk siput satu otak primitif dibahagikan kepada empat bahagian. Struktur ini amat lebih mudah daripada otak mamalia, reptilia dan burung, walau bagaimanapun, siput mampu memahami perkaitan.

Kutu kepala



Kutu kepala adalah sejenis parasit penghisap darah yang biasanya hidup dibahagian kepala. Kutu betina mampu bertelur enam biji sehari. Telur ini selalunya melekat dengan kuat pada rambut. Telur-telur ini akan menetas selepas lebih kurang 8 hari.
Kutu kepala merebak dengan cepat melalui sentuhan terus dengan rambut yang bermasalah. Ia juga melompat ke kepala melalui berus atau sikat rambut, topi, bantal dan tuala.

Tanda-tanda
- Gatal yang kuat pada permukaan kepala. Ini disebabkan oleh bahan yang ada di dalam air liur kutu kepala.
- Tanda-tanda merah pada permukaan kepala, leher dan belakang telinga. Dalam kes yang teruk, tanda-tanda bengkak berlaku di belakang telinga.

- Terdapatnya telur-telur kutu yang kecil.Ia selalunya bersinar dan berwarna putih. Ia kelihatan seperti kelemumur tetapi ia tidak mudah dikeluarkan.

Penyebab kutu
Kutu mudah berjangkit secara langsung dari kepala melalui :
- Sikat rambut.
- Perhiasan rambut.
- Tuala.
- Topi.

- Tudung kepala.

Apa yang perlu di lakukan?
- Gunakan sikat kutu. Sikat ini hendaklah direndam dalam cuka terlebih dahulu supaya telur-telur mudah dikeluarkan.
- Rendam sikat-sikat dan barangan kegunaan kepala seperti pengikat rambut dsb. dengan obat kutu atau alkohol untuk beberapa jam.
- Basuh cadar dsb dengan air panas.
- Gunakan alat vakum untuk membersihkan karpet, tempat duduk kereta dsb.

- Gunakan ubat untuk membunuh kutu dan telurnya.

Obat-obat
- Crotamiton
- Benzene hexachloride

- Malathion

Cara merawat
- Gunakan syampu khusus (boleh didapati di farmasi) untuk membunuh kutu kepala.
- Cuci rambut secara biasa. Syampu kepala, kemudian usap sehingga ke kulit kepala dan rambut. Jangan sampai syampu mengenai mata. Sisir rambut dan biarkan sampai kering. Gunakan sikat rambut yang bergigi lembut. Buangkan semua kutu dan telurnya.

- Bertemulah dengan doktor apabila terdapat tanda infeksi bakteria seperti demam serta bisul di kepala atau nanah.

Ketombe



Ketombe (juga disebut sindap dan kelemumur; dengan nama ilmiah Pityriasis capitis) adalah pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit kepala. Sel-sel kulit yang mati dan terkelupas merupakan kejadian alami yang normal bila pengelupasan itu jumlahnya sedikit. Namun demikian, ada orang yang mengalami secara terus menerus (kronis ataupun sekali-sekali, pengelupasan dalam jumlah yang besar yang diikuti dengan pemerahan dan iritasi. Kebanyakan kasus ketombe dapat disembuhkan dengan shampoo khusus atau pengobatan bebas.
Ketombe dapat juga merupakan gejala seborrhoeic dermatitis, psoriasis, infeksi jamur atau kutu rambut. Bila mengalami ketombe, menggaruk kepala secara berlebihan harus dihindari. Menggaruk bagian tersebut dapat menyebabkan kerusakan kulit, yang selanjutnya dapat meningkatkan risiko infeksi, terutama sekali dari bakteri staphylococcus aureus dan streptococcus. Walaupun infeksi bakteri ini merupakan risiko terbesar dari ketombe, kebanyakan orang akan menemukan bahwa ketombe dapat menyebabkan isu sosial hilangnya kepercayaan diri bagi penderitanya. Oleh karenanya, pengobatan segera menjadi sangat penting untuk murni alasan sosial.

Penyebab
Ketombe.jpg

Sejalan dengan bertumbuhnya kulit, sel-sel epidermal akan terdorong keluar, di mana mereka pada akhirnya mati dan terkelupas dari kepala. Pada umumnya, pengelupasan ini terlalu kecil untuk dapat terlihat mata. Namun demikian, kondisi tertentu menyebabkan pergantian/pertumbuhan sel menjadi terlalu cepat, khususya umum terjadi di kulit kepala. Pada orang berketombe, sel-sel kulit mungkin mati dan digantikan setiap kira-kira dua minggu sekali, sedangkan pada orang tanpa ketombe, siklus ini berlangsung satu bulan sekali. Hasilnya, sel-sel kulit mati akan terlepas dan menumpuk dalam jumlah yang besar, yang tampak sebagai serpihan-serpihan kecil berwarna putih atau kelabu di kulit kepala.

Nutrisi
Ketombe dalam beberapa kasus merupakan masalah nutrisi buruk, khususnya disebabkan defisiensi mineral seng. Seng dapat ditemukan dalam makanan seperti kerang-kerangan, ayam kalkun, babi, dan kacang-kacangan.

Komposisi
Ketombe merupakan sekelompok corneocytes, yang telah mempertahankan tingkat kohesi antar satu sama lain dan dengan demikian melepaskan dari permukaan stratum korneum. Ukuran dan beratnya berbeda dari satu daerah ke daerah lain dan dari waktu ke waktu. Ketombe sering terbuat dari Sel Parakeratotic. Jumlah mereka tergantung dari tingkat keparahan manifestasi klinis, yang mungkin juga dipengaruhi oleh seborrhea.

Pengobatan
Pengelupasan dapat dikurangi, khususnya bagi mereka yang mengalami masalah ketombe yang tidak terlalu banyak, dengan perawatan rambut yang tepat. Beberapa orang memiliki persepsi yang salah dengan menolak membasuh rambut mereka, dan berpikir bahwa shampoo dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering dan bisa membuat ketombe mereka menjadi lebih banyak. Sebenarnya, dengan mencuci rambut secara reguler, kulit-kulit mati akan terlepas sebelum terkumpul banyak dan terlihat. Shampoo yang tepat akan membantu mengembalikan tingkat keasaman kuilt kepala yang baik, memecah minyak, dan mencegah sel-sel kulit mati bertumpuk menjadi serpihan yang terlihat. Namun demikian, shampoo yang tidak ditujukan secara khusus untuk pengobatan, ataupun shampoo yang bukan untuk pengobatan seborrhoeic dermatitis, tidak memiliki efek untuk mengobati kulit yang teriritasi dan merah.

Asteroid



Asteroids are minor planets, especially those of the inner Solar System. The larger ones have also been called planetoids. These terms have historically been applied to any astronomical object orbiting the Sun that did not show the disk of a planet and was not observed to have the characteristics of an active comet, but as minor planets in the outer Solar System were discovered, their volatile-based surfaces were found to more closely resemble comets and so were often distinguished from traditional asteroids. Thus the term asteroid has come increasingly to refer specifically to the small bodies of the inner Solar System out to the orbit of Jupiter. They are grouped with the outer bodies—centaurs, Neptune trojans, and trans-Neptunian objects—as minor planets, which is the term preferred in astronomical circles. In this article the term "asteroid" refers to the minor planets of the inner Solar System.
There are millions of asteroids, many thought to be the shattered remnants of planetesimals, bodies within the young Sun's solar nebula that never grew large enough to become planets. The large majority of known asteroids orbit in the asteroid belt between the orbits of Mars and Jupiter or co-orbital with Jupiter (the Jupiter Trojans). However, other orbital families exist with significant populations, including the near-Earth asteroids. Individual asteroids are classified by their characteristic spectra, with the majority falling into three main groups: C-type, S-type, and M-type. These were named after and are generally identified with carbon-rich, stony, and metallic compositions, respectively.
Only one asteroid, 4 Vesta, which has a relatively reflective surface, is normally visible to the naked eye, and this only in very dark skies when it is favorably positioned. Rarely, small asteroids passing close to Earth may be visible to the naked eye for a short time. As of September 2013, the Minor Planet Center had data on more than one million objects, of which 625,106 had enough information to be given numbered designations.

Naming


A newly discovered asteroid is given a provisional designation (such as 2002 AT4) consisting of the year of discovery and an alphanumeric code indicating the half-month of discovery and the sequence within that half-month. Once an asteroid's orbit has been confirmed, it is given a number, and later may also be given a name (e.g. 433 Eros). The formal naming convention uses parentheses around the number (e.g. (433) Eros), but dropping the parentheses is quite common. Informally, it is common to drop the number altogether, or to drop it after the first mention when a name is repeated in running text.

Symbols
The first asteroids to be discovered were assigned iconic symbols like the ones traditionally used to designate the planets. By 1855 there were two dozen asteroid symbols, which often occurred in multiple variants.

AsteroidSymbolYear
1 Ceres⚳ Old planetary symbol of Ceres Variant symbol of Ceres Other sickle variant symbol of CeresCeres' scythe, reversed to double as the letter C1801
2 Pallas⚴ Old symbol of Pallas Variant symbol of PallasAthena's (Pallas') spear1801
3 Juno⚵ Old symbol of Juno Other symbol of Juno Symbol 3.jpgA star mounted on a scepter,
for Juno, the Queen of Heaven
1804
4 Vesta⚶ Modern astrological symbol of Vesta Old symbol of Vesta Old planetary symbol of Vesta 4 Vesta Unsimplified Symbol.svgThe altar and sacred fire of Vesta1807
5 Astraea5 Astraea symbol alternate.svg 5 Astraea Symbol.svgA scale, or an inverted anchor, symbols of justice1845
6 Hebe6 Hebe Astronomical Symbol.svgHebe's cup1847
7 Iris7 Iris Astronomical Symbol.svgA rainbow (iris) and a star1847
8 Flora8 Flora Astronomical Symbol.svgA flower (flora) (specifically the Rose of England)1847
9 Metis9 Metis symbol.svgThe eye of wisdom and a star1848
10 Hygiea10 Hygeia symbol alternate.svg 10 Hygiea Astronomical Symbol.svgHygiea's serpent and a star, or the Rod of Asclepius1849
11 Parthenope11 Parthenope symbol alternate.svg 11 Parthenope symbol.svgA harp, or a fish and a star; symbols of the sirens1850
12 Victoria12 Victoria symbol.svgThe laurels of victory and a star1850
13 EgeriaAstronomical symbol of 13 EgeriaA shield, symbol of Egeria's protection, and a star1850
14 IreneAstronomical symbol of 14 IreneA dove carrying an olive branch (symbol of
irene 'peace') with a star on its head, or
an olive branch, a flag of truce, and a star
1851
15 Eunomia15 Eunomia symbol.svgA heart, symbol of good order
(eunomia), and a star
1851
16 Psyche16 Psyche symbol.svgA butterfly's wing, symbol of
the soul (psyche), and a star
1852
17 Thetis17 Thetis symbol.pngA dolphin, symbol of Thetis, and a star1852
18 Melpomene18 Melpomene symbol.svgThe dagger of Melpomene, and a star1852
19 Fortuna19 Fortuna symbol.svgThe wheel of fortune and a star1852
26 Proserpina26 Proserpina symbol.svgProserpina's pomegranate1853
28 Bellona28 Bellona symbol.svgBellona's whip and lance1854
29 Amphitrite29 Amphitrite symbol.svgThe shell of Amphitrite and a star1854
35 Leukothea35 Leukothea symbol.pngA lighthouse beacon, symbol of Leucothea1855
37 Fides37 Fides symbol.svgThe cross of faith (fides)1855
 In 1851, after the fifteenth asteroid (Eunomia) had been discovered, Johann Franz Encke made a major change in the upcoming 1854 edition of the Berliner Astronomisches Jahrbuch (BAJ, Berlin Astronomical Yearbook). He introduced a disk (circle), a traditional symbol for a star, as the generic symbol for an asteroid. The circle was then numbered in order of discovery to indicate a specific asteroid (although he assigned ① to the fifth, Astraea, while continuing to designate the first four only with their existing iconic symbols). The numbered-circle convention was quickly adopted by astronomers, and the next asteroid to be discovered (16 Psyche, in 1852) was the first to be designated in that way at the time of its discovery. However, Psyche was also given an iconic symbol, as were a few other asteroids discovered over the next few years (see chart above). 20 Massalia was the first asteroid that was not assigned a symbol, and no additional iconic symbols were created after the 1855 discovery of 37 Fides. That year Astraea's number was increased to ⑤, but the first four asteroids, Ceres to Vesta, were not listed by their numbers until the 1867 edition. The circle became a pair of parentheses, and the parentheses were sometimes omitted altogether over the next few decades, leading to the modern convention.

Discovery
 

The first asteroid to be discovered, Ceres, was found in 1801 by Giuseppe Piazzi, and was originally considered to be a new planet. This was followed by the discovery of other similar bodies, which, with the equipment of the time, appeared to be points of light, like stars, showing little or no planetary disc, though readily distinguishable from stars due to their apparent motions. This prompted the astronomer Sir William Herschel to propose the term "asteroid", coined in Greek as ἀστεροειδής asteroeidēs 'star-like, star-shaped', from Ancient Greek ἀστήρ astēr 'star, planet'. In the early second half of the nineteenth century, the terms "asteroid" and "planet" (not always qualified as "minor") were still used interchangeably; for example, the Annual of Scientific Discovery for 1871, page 316, reads "Professor J. Watson has been awarded by the Paris Academy of Sciences, the astronomical prize, Lalande foundation, for the discovery of eight new asteroids in one year. The planet Lydia (No. 110), discovered by M. Borelly at the Marseilles Observatory [...] M. Borelly had previously discovered two planets bearing the numbers 91 and 99 in the system of asteroids revolving between Mars and Jupiter".

Bulan



Bulan adalah satu-satunya satelit alami bumi, dan merupakan satelit alami terbesar ke-5 di Tata Surya. Bulan tidak mempunyai sumber cahaya sendiri dan cahaya bulan sebenarnya berasal dari pantulan cahaya Matahari.
Jarak rata-rata Bumi-Bulan dari pusat ke pusat adalah 384.403 km, sekitar 30 kali diameter Bumi. Diameter bulan adalah 3.474 km, sedikit lebih kecil dari seperempat diameter bumi. Ini berarti volume bulan hanya sekitar 2 % volume bumi dan tarikan gravitasi di permukaannya sekitar 17 % daripada tarikan gravitasi bumi. Bulan beredar mengelilingi bumi sekali setiap 27,3 hari (periode orbit), dan variasi periodik dalam sistem Bumi-Bulan-Matahari bertanggung jawab atas terjadinya fase-fase bulan yang berulang setiap 29,5 hari (periode sinodik).
Massa jenis bulan (3,4 g/cm³) adalah lebih ringan dibanding massa jenis bumi (5,5 g/cm³), sedangkan massa bulan hanya 0,012 massa bumi.
Bulan yang ditarik oleh gaya gravitasi bumi tidak jatuh ke bumi disebabkan oleh gaya sentrifugal yang timbul dari orbit bulan mengelilingi bumi. Besarnya gaya sentrifugal bulan adalah sedikit lebih besar dari gaya tarik-menarik antara gravitasi bumi dan bulan. Hal ini menyebabkan bulan semakin menjauh dari bumi dengan kecepatan sekitar 3,8 cm/tahun.
Bulan berada dalam orbit sinkron dengan bumi, hal ini menyebabkan hanya satu sisi permukaan bulan saja yang dapat diamati dari bumi. Orbit sinkron menyebabkan kala rotasi sama dengan kala revolusinya.
Di bulan tidak terdapat udara ataupun air. Banyak kawah yang terhasil di permukaan bulan disebabkan oleh hantaman komet atau asteroid. Ketiadaan udara dan air di bulan menyebabkan tidak adanya pengikisan yang menyebabkan banyak kawah di bulan yang berusia jutaan tahun dan masih utuh. Di antara kawah terbesar adalah Clavius dengan diameter 230 kilometer dan sedalam 3,6 kilometer. Ketidakadaan udara juga menyebabkan tidak ada bunyi dapat terdengar di bulan.
Bulan adalah satu-satunya benda langit yang pernah didatangi dan didarati manusia. Objek buatan pertama yang melintas dekat bulan adalah wahana antariksa milik Uni Sovyet, Luna 1, objek buatan pertama yang membentur permukaan bulan adalah Luna 2, dan foto pertama sisi jauh bulan yang tak pernah terlihat dari bumi, diambil oleh Luna 3, kesemua misi dilakukan pada 1959. Wahana antariksa pertama yang berhasil melakukan pendaratan adalah Luna 9, dan yang berhasil mengorbit bulan adalah Luna 10, keduanya dilakukan pada tahun 1966. Program Apollo milik Amerika Serikat adalah satu-satunya misi berawak hingga kini, yang melakukan enam pendaratan berawak antara 1969 dan 1972.

6 Nov 2013

Kelebihan dan Kekurangan OS Android 2013

Bicara tentang Kelebihan Kekurangan HP Android Terbaru - selain ponsel BB alias BlackBerry , memilih hp Android juga pasti sebagian orang akan kebingungan , selain model-modelnya yang terbialng banyak dan bervariasi. Smartphone semisal BlackBerry dan Android masing masing punya kelebihan sendiri.  Untuk itu, mari kita sama sama menyimak apa sajakah Kelebihan Dan Kekuarangan Handphone Android.



Kelebihan Handphone Android
1. Sistem operasi bersifat open source, jadi sangat memungkinkan penggunanya untuk membuat software
sendiri.
2. Banyak aplikasi baik software maupun game yang bisa kita nikmati mulai dari yang berbayar sampai gratis.
3. Dari segi tampilan, terlihat elegant sehingga penggunanya tidak akan mudah bosan.
4. Bersifat multitasking yang artinya bisa menjalankan berbagai aplikasi sekaligus, itu artinya anda bisa menjalankan browsing, Facebook, YM sambil mendengerkan lagu sekaligus, namun semua itu juga tergantung dari processor handphone tersebut. Jadi sebelum membeli handphone Android pastikan memiliki processor minimal 1Gz untuk kelancaran multitasking.
5. Kemudahan dalam notifikasi. Setiap mendapatkan Misscall, SMS, chat baru baik dari YM maupun Facebook, Email atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi, jika handphone tidak dalam genggaman anda tidak perlu khawatir ketinggalan, karena lampu LED indikator
akan selalu berkedip-kedip, sehingga anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
6. Tampilan (themes). Jika anda bosan dengan tampilan yang di sajikan oleh produsen, anda bisa mengganti sesuka hati, hanya dengan mendownload di market android.
7. Widget, yang berfungsi untuk mempermudah penggunaannya dalam melakukan setting atau memilih aplikasi yang akan dijalankan.
8. Syncronisasi, jika anda pengguna Gmail ataupun Ymail, anda dapat menginterigrasikan dengan handphone anda, sehingga akan mempermudah anda mengecek atau mengirim email.

Kekurangan Handphone Android
1. Baterai yang cepat habis, tak dipungkiri lagi multitasking adalah alasannya kenapa handphone android ini sangat boros dalam penggunaan baterai, namun anda tidak usah khawatir, ada banyak solusi untuk menghemat baterai, salah satunya dengan aplikasi Mobo Taks Killer. Aplikasi Mobo Taks Killer berfungsi untuk menghentikan proses aplikasi yang sudah tidak digunakan lagi.
2. Pengoperasian, akan terlihat sulit jika anda baru mempelajari Android dan pasti akan membingungkan karena sangat beda sekali dengan handphone-handphone lain.
3. Iklan. Jika anda menggunakan aplikasi yang bersifat gratis, iklan akan selalu muncul pada aplikasi tersebut
dan munculnya iklan hanya pada saat Anda terhubung ke Internet.
4. Koneksi internet yang mahal, pada saat browsing memang cepat dan tidak ada hambatan, namun biaya untuk internetpun juga sesuai dengan kecepatan tersebut, jadi anda harus membeli paket internet, tergantung (operator) kartu yang anda gunakan.

Memang terbilang agak ribet, bagi mereka mereka atau juga anda yang terkesan "ingin serba simple" untuk urusan perangkat Mobile, entahlah itu karena faktor usia dan segi kepraktisan memakai "Handphone". Walau OS Android itu juga konon masih diminati oleh sebagian pebisnis yang aktif (terutama mereka yang gemar menerima informasi online via internet, social web dll).